Teknologi
Informasi berkembang semakin kompleks dan semakin memuaskan
penggunanya. Perkembangan ini mendorong pemanfaatan teknologi informasi
bagi pendidikan. Metode pembelajaran konvensional yang menitik beratkan
pada pengajar dan kehadiran di kelas mulai dipertanyakan
keefektifitasannya. Perguliran proses belajar terasa berjalan dengan
lambat dan produktifitas siswa tidak mengalami perubahan yang berarti.Kehadiran jaringan komputer luas yang dikenal dengan istilah internet telah menyedot perhatian siswa. Didukung dengan mudahnya akses saat mobilitas dan real time sistem yang membawa kemudahan dalam pengaksesan data.
Kedudukan IT bagi Pendidikan
Sudah
selayaknya lembaga-lembaga pendidikan yang ada segera memperkenalkan
dan memulai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai
basis pembelajaran yang lebih mutakhir. Hal ini menjadi penting,
mengingat penggunaan IT merupakan salah satu faktor penting yang
memungkinkan kecepatan transformasi ilmu pengetahuan kepada para peserta
didik, generasi bangsa ini secara lebih luas. Dalam konteks yang lebih
spesifik, dapat dikatakan bahwa kebijakan penyelenggararan pendidikan,
baik yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, maupun
masyarakat harus mampu memberikan akses pemahaman dan penguasaan
teknologi mutakhir yang luas kepada para peserta didik.
Program
pembangunan pendidikan yang terpadu dan terarah yang berbasis teknologi
paling tidak akan memberikan multiplier effect dan nurturant effect
terhadap hampir semua sisi pembangunan pendidikan. Sehingga IT berfungsi
untuk memperkecil kesenjangan penguasan teknologi mutakhir khususunya
dalam dunia pendidikan. Pembangunan pendidikan berbasis IT setidaknya
memberikan dua keuntungan. Pertama, sebagai pendorong komunitas
pendidikan ( termasuk guru ) untuk lebih apresiatif dan proaktif dalam
maksimalisasi potensi pendidikan. Kedua, memberikan kesempatan luas
kepada peserta didik memanfaatkan setiap potensi yang ada dapat
diperoleh dari sumber-sumber yang tidak terbatas.
Adapun kedudukan IT dalam pendidikan yang lain adalah :
a. Mempermudah kerjasama antara pakar dengan mahasiswa, menghilangkan batasan ruang, jarak dan waktu.
b. Sharing Informatioan , sehingga hasil penelitian dapat digunakan bersama-sama dan mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan
c. Virtual University, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak.
a. Mempermudah kerjasama antara pakar dengan mahasiswa, menghilangkan batasan ruang, jarak dan waktu.
b. Sharing Informatioan , sehingga hasil penelitian dapat digunakan bersama-sama dan mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan
c. Virtual University, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak.
Pemanfaatan IT bagi Pendidikan
Pesatnya
perkembangan IT, khususnya internet memungkinkan pengembangan layanan
informasi yang lebih baik dalam suatu institusi pendidikan. Di
lingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan
dalam suatu system yang disebut electronic university (e-university).
Pengembangan e-University bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan
pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat memberi pelayanan informasi
yang lebih baik kepada komunitasnya, baik didalam maupun diluar
perguruan tinggi tersebut melalui internet. Layanan pendidikan lain yang
bisa dilaksanakan melalui internet yaitu dengan menyediakan materi
kuliah secara on-line dan materi kuliah tersebut dapat diakses oleh
siapa saja yang membutuhkan, sehingga memberikan informasi bagi yang
sulit mendapatkannya karena problem ruang dan waktu.
Lingkungan
Akademis Pendidikan Indonesia yang mengenal alias sudah akrab dengan
Implikasi IT di bidang Pendidikan adalah UI dan ITB. Semisalnya UI.
Hampir setiap Fakultas yang terdapat di UI memiliki jaringan yang dapat
di akses oleh masyarakat, memberikan informasi bahkan bagi yang sulit
mendapatkannya karena problema ruang dan waktu. Hal ini juga tentunya
sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni
yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen
pembimbing, atau banyak yang lainnya. Contoh lain adalah Universitas
Swasta Bina Nusantara juga memiliki jaringan Internet yang sangat
mantap, yang melayakkan mereka mendapatkan penghargaan akademi
pendidikan Indonesia dengan situs terbaik. Layanan yang disediakan pada
situs mereka dapat dibandingkan dengan layanan yang disediakan oleh
situs-situs pendidikan luar negeri seperti Institut Pendidikan
California atau Institut Pendidikan Virginia, dan sebagainya.
Pada
tingkat pendidikan SMU implikasi IT juga sudah mulai dilakukan walau
belum mampu menjajal dengan implikasi-implikasinya pada tingkatan
pendidikan lanjutan. Di SMU ini rata-rata penggunaan internet hanyalah
sebagai fasilitas tambahan dan lagi IT belum menjadi kurikulum utama
yang diajarkan untuk siswa. IT belum menjadi media database utama bagi
nilai-nilai, kurikulum, siswa, guru atau yang lainnya. Namun prospek
untuk masa depan, penggunaan IT di SMU cukup cerah. Selain untuk
melayani Institut pendidikan secara khusus, adapula yang untuk dunia
pendidikan secara umum di indonesia. Ada juga layanan situs internet
yang menyajikan kegiatan sistem pendidikan di indonesia. situs ini
dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan
perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menyajikan sumber umum
serta jaringan komunikasi (forum) bagi administrator sekolah, para
pendidik dan para peminat lainnya. Tujuan utama dari situs ini adalah
sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung semua sektor
utama pendidikan.
Disamping
lingkungan pendidikan, misalnya pada kegiatan penelitian kita dapat
memanfaatkan internet guna mencari bahan atau pun data yang dibutuhkan
untuk kegiatan tersebut melalui mesin pencari pada internet. Situs
tersebut sangat berguna pada saat kita membutuhkan artikel, jurnal
ataupun referensi yang dibutuhkan. Inisiatif-inisiatif penggunaan IT dan
Internet di luar institusi pendidikan formal tetapi masih berkaitan
dengan lingkungan pendidikan di Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah
satu inisiatif yang sekarang sudah ada adalah situs penyelenggara
“Komunitas Sekolah Indonesia”. Situs yang menyelenggarakan kegiatan
tersebut contohnya plasa.com dan smu-net.com
Pengembangan
dan penerapan IT juga bermafaat untuk pendidikan dalam kaitannya dengan
peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya
adalah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya pulau yang
berpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak
bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan
penerapan IT untuk pendidikan. IT sangat mampu dan dijagokan agar
menjadi fsasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi nusantara,
sebab IT yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak
terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah
yang sulit tentunya penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin di
Indonesia.
Adapun manfaat IT bagi bidang pendidikan yang lain adalah :
a. Akses ke perpustakaan
b. Akses ke pakar
c. Melaksanakan kuliah secara on line
d. Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan
e. Menyediakan fasilitas mesin pencari data
f. Menyediakan fasilitas diskusi
g. Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah
h. Menyediakan fasilitas kerjasama
b. Akses ke pakar
c. Melaksanakan kuliah secara on line
d. Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan
e. Menyediakan fasilitas mesin pencari data
f. Menyediakan fasilitas diskusi
g. Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah
h. Menyediakan fasilitas kerjasama
Kendala Penerapan IT bagi Pendidikan di Indonesia
Pada
lapisan masyarakat yang berada dalam lingkaran pendidikan, terdapat
orang-orang yang gagap teknologi. Terdapat jarak yang cukup jauh antara
perkembangan IT dengan pemahaman mereka, sehingga mereka tidak dapat
mengikuti ataupun memanfaatkan IT dengan baik. Kecenderungan ini pada
akhirnya membawa kesulitan terhadap proses belajar mengajar dan akhirnya
IT ditinggalkan meskipun pemanfaatannya cukup berarti.
Beberapa
instansi pendidikan yang telah memanfaatkan IT sebagai sarana
pendidikan, sebut saja e-learning, juga cenderung berjalan di tempat.
Bukan dari segi fasilitasnya ataupun sarana dan prasarana yang tersedia,
namun dari segi keaktifan siswa dan pencapaian ataupun target dari
program tersebut.
Solusi
Demi
tercapainya tujuan yang ingin diharapkan, desain pembelajaran dengan
memanfaatkan IT harus dipikirkan dengan seksama dan diteliti lebih jauh.
Adakan perbaikan dari berbagai sisi. Baik dari segi kualitas
pembelajaran yang dihasilkan ataupun tingkat urgensi penggunaannya.
Sumber Disni



0 komentar:
Posting Komentar